Senin, 14 Maret 2016

Macam-macam Tanaman Tembakau di Indonesia




Nama   : Hanik Rosidah
NIM    : 361441311031
Kelas   : Agribisnis 1A
Macam-macam  tembakau di Indonesia
Sistematika tanaman tembakau:
Klass : Dicotyledonaea
Ordo : Personatae
Famili : Solanaceae
Sub Famili : Nicotianae
Genus : Nicotianae
Spesies :Nicotiana
tabacum L.



Akar
Tanaman tembakau merupakan tanaman berakar tunggang yang tumbuh tegak ke pusat bumi. Akar tunggangnya dapat menembus tanah kedalaman 50- 75 cm, sedangkan akar serabutnya menyebar ke samping. Selain itu, tanaman tembakau juga memiliki bulubulu akar. perakaran akan berkembang baik jika tanahnya gembur, mudah menyerap air,dan subur.
Batang
Tanaman Tembakau memiliki bentuk batang agak bulat, agak lunak tetapi kuat, makinke ujung, makin kecil. Ruas-ruas batang mengalami penebalan yang ditumbuhidaun,batangtanaman bercabang atau sedikit bercabang. Pada setiap ruas batang selain ditumbuhi daun, juga ditumbuhi tunas ketiak daun, diameter batang sekitar 5 cm.
Daun
Daun tanaman tembakau berbentuk bulat lonjong (oval) atau bulat, tergantung pada varietasnya. Daun yang berbentuk bulat lonjong ujungnya meruncing, sedangkan yang berbentuk bulat, ujungnya tumpul. Daun memiliki tulang-tulang menyirip, bagian tepi daun agak bergelombang dan licin. Lapisan atas daun terdiri atas lapisan palisade parenchyma dan spongy parenchyma pada bagian bawah. Jumlah daun dalam satu tanaman sekitar 28- 32 helai
Syarat tumbuh
Iklim
Tanaman tembakau pada umumnya tidak menghendaki iklim yang kering ataupun iklim
yang sangat basah. Angin kencang yang sering melanda lokasi tanaman tembakau dapat merusak tanaman (tanaman roboh) dan juga berpengaruh terhadap mengering dan mengerasnya tanah yang dapat menyebabkan berkurangnya kandunganoksigendidalam tanah. Untuk tanaman tembakau dataran rendah, curah hujan rata-rata2.000mm/tahun,sedangkan untuk tembakau dataran tinggi, curah hujan rata-rata1.500-3.500 mm/tahun. Penyinaran cahaya matahari yang kurang dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang baik sehingga produktivitasnya rendah. Oleh karena itu lokasi untuk tanaman tembakau sebaiknya dipilih di tempat terbuka dan waktu tanam disesuaikan dengan jenisnya. Suhu udara yang cocok untuk pertumbuhan tanaman tembakau berkisar antara 21-32,30. Tanaman tembakau dapat tumbuh pada dataran rendah ataupun di dataran tinggi bergantung pada varietasnya. Ketinggian tempat yang paling cocok untuk pertumbuhan tanaman tembakau adalah 0 – 900 mdpl.
Jenis dan Varietas Tembakau
Tanaman tembakau (Nicotianae tabacum L) termasuk genus Nicotinae, serta familia Solanaceae. Spesies-spesies yang mempunyai nilai ekonomis adalah Nicotianae Tabacum dan Nicotianae Rustica dengan rincian sebagai berikut:
1.Nicotiana rustica L mengandung kadar nikotin yang tinggi (max n = 16%) biasanya digunakan untuk membuat abstrak alkoloid (sebagai bahan baku obat dan isektisida), jenis ini banyak berkembang di Rusia dan India.
2.Nicotiana tabacum L mengandung kadar nikotin yang rendah (min n = 0,6%) jenis ini umumnya digunakan sebagai bahan baku pembuatan rokok.
Beberapa contoh dari varietas tembakau (Nicotiana tabacum) adalah:
1. Tembakau Virginia
Tembakau Virginia mempunyai sosok ramping, ketinggian tanaman sedang sampai tinggi, daun berbentuk lonjong yang ujungnya meruncing, warna daun hijau kekuningan, daun bertangkai pendek, kedudukan daun pada batang tegak, jarak antara daun satu dengan yang lain cukup lebar sehingga kelihatan kurang rimbun, tanaman memiliki daya adaptasi yang luas terhadap tanah dan iklim. Tembakau ini banyak ditanam di dataran rendah yang panas (Hanum,2008).
2. Tembakau Oriental
Tembakau Oriental memiliki keunggulan dibandingkan dengan jenis tembakau lain yaitu terletak pada aroma yang harum dan khas. Karena aromanya yang khas, tembakau Oriental/Turki juga disebut sebagai aromatic tobacco. Tembakau Turki digunakan oleh semua pabrik rokok sebagai campuran yang dapat meningkatkan mutu rokok sigaret (http://yuphyyehahaa.blogspot.com).
3. Tembakau Burley
Tembakau Burley bercirikan warna daun hijau pucat, batang dan ibu tulang daun berwarna putih krem, daun tergolong ukuran besar (90–160 cm), tanaman lebih banyak berbentuk silindris daripada piramida, tinggi tanaman sekitar 180 cm. Krosok daun tembakau Burley setelah pengolahan menjadi tipis, berwarna coklat kemerah–merahan, halus dan lunak, serta beraroma sedap. Tembakau Burley mengandung nikotin yang banyak terdapat pada daun bawah, daun tengah, dan daun atas
Tenbakau yang baik (komersial) hanya dihasilkan didaerah tertentu, diantaranya adalah tembakau deli, penghasil tembakau untuk cerutu, tembakau temanggung, penghasil tembakau srintil untuk tembakau sigaret, tembakau vorstenladen (Yogyakarta-Klaten-Solo), penghasil tembakau untuk cerutu dan tembakau sigaret  Tanaman tembakau ditanam di seluruh dunia di lebih dari 100 negara dengan Cina sebagai produsen terbesar, diikuti oleh Amerika Serikat, Brazil, India,Zimbabwe dan Turki. Ada tiga jenis tembakau yang diproduksi dari semua negara-negara.
1.Virginia, yang juga dijuluki tembakau terang karena warnannya yang kuning ke oranye, diperoleh dari proses flue-curing
2.Burley, yang berwarna coklat setelah melewati proses air curing dengan hampir tidak ada kadar gula, mmberikan rasa seperti cerutu
3.Oriental, yang berdaun kecil dan beraroma tinggi dibantu proses sun-curing
Tanaman tembakau itu sendiri kasar dan berbau, dengan daun yang besar dan menjurai dari satu pusat batang. Tanaman itu dipotong saat ketinggian tertentu, agar segala kekuatan tanaman itu diarahkan ke perkembangan daunnya yang berharga. Biji tembakau sangat kecil, satu sendok makan dapat berisi hingga 60.000 biji. Satu tanaman tembakau dewasa dapat menghasilkan jutaan biji.
Masa penuaian tembakau berkisar antara 2-5 bulan setelah bibitnya ditanam, tergantung kepada jenis tembakaunya. Daun tembakau saat dituai berwarna hijau dan tidak mempunyai karakter, warna dan rasa sebelum melewati proses curing atau pengeringan.
Berdasarkn klasifikasi botanisnya, tanaman tembakau dikelompokan sebagai berikut :
Divisi         : spermatophyta
Subdivisi   : angiospermae
Kelas          : dicotyledonae
Ordo          : solanales
Famili        : solanaceae
Genus       : nicotiana
Spesies     : nicotiana tobacum
Tembakau memiliki perakaran tunggang dengan panjang antara 50-70 cm. Akar serabut akan muncul saat tanaman dipindah tanam dan berkembang di sekitar leher akar.  Jika kondisi lingkungan sesuai, akar serabut dapat tumbuh sampai kedalaman kira-kira 40 cm dalam waktu 5 minggu. Akar tanaman tembakau merupakan sintesis nikotin sebelum diangkut melalui pembuluh kayu ke daun.
Batang tembakau berdiri tegak, berwarna hijau muda, dan berbulu. Tinggi tanaman antara 58-102 cm dengan internoda yang rapat.diketiak
Varietas unggul
Berikut beberapa jenis tembakau yang dianjurkan untuk dibudidayakan.
Jenis tembakau
Varietas yang dianjurkan
a. tembakau cerutu
-tembakau deli adalah D-4, KF-7, F1-45
-tembakau virstenlanden (untuk cerutu) adalah timor vorstenlanden (TV) x gayamprit (G)
-tembakau besuki (tembakau pembalut dan pengisi cerutu) adalah H 392, H328, H 887, H362 B
b. tembakau pipa
Tembakau lumajang
c. tembakau sigaret
-Tembakau virginia (tembakau sigaret) adalah delixie bright (DB) 101, coker 319, coker 48, coker 86, coker 176, north carolina 95
-tembakau oriental (turki) adalah samsun, smyrna, macedonia oriental dan xanthi
-tembakau barley adalah KY 17, barley 21, dan tn 87
d.tembakau asli/rajangan
Terdiri atas banyak varietas sesuai dengan daerah pengembangannya




Karakter umum tembakau lokal Lumajang.
Nama Varietas : Perketek, Janiman, Plesir, Mancingan, Marketek, Rejeb Kecil,
kenongo, Dhanangan
Habitus : Silindris
Bentuk Daun : Lonjong
Helai Daun : Kaku
Ukuran Daun : Besar
Jumlah Daun : 11 + 3 daun koseran
Ruas Batang : Jarang
Warna Bunga : Merah, Merah Muda dan putih
Umur Panen : 115-125 hari
Cara Panen : Bertahap
Bentuk Produksi : Rajangan
Karakteristik dan Morfologi Daun Tembakau Oriental
Tembakau Oriental merupakan tembakau yang mempunyai ciri aroma yang khas dibandingkan dengan tembakau lain yang dikembangkan di seluruh dunia. Tembakau Oriental disebut juga sebagai tembakau aromatik karena memiliki aroma khas yaitu harum, gurih dan manis. Pada rokok kretek, tembakau oriental mempunyai peranan penting sebagai bahan racikan rokok kretek karena rokok kretek memiliki karakter "Oriental Nutts" dengan aroma kuat dan menonjol. Berbeda dengan dengan rokok putih yang memiliki karakter "Burley Nutts" yang tidak memiliki aroma khas oriental seperti pada rokok kretek.
Akehurst (1983) menyatakan bahwa tembakau oriental sangat cocok ditanam ditanah berpasir sampai liat berkapur dan kandungan bahan organiknya rendah. Pada awal pertumbuhan, tembakau oriental memerlukan cukup hujan dan pada fase selanjutnya memerlukan iklim kering dengan cahaya matahari penuh. Tembakau oriental memiliki mutu yang bagus apabila ukuran daunnya kecil. Oleh sebab itu, tembakau oriental sangat cocok dibudidayakan pada lahan kritis yang kandungan unsur hara tanah sedikit trade origin tembakau oriental contohnya Bulgaria, Greece, Kirgizstan, Lebanon, Macedonia, Serbia, Turkey.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar