Kamis, 09 Februari 2017

LA Bold, rokok kategori SKM LM medium pertama keluaran Djarum


/
24 Comments
Selamat malam, kali ini admin akan mereview mengenai salah satu produk terbaru Djarum yang sudah direlease pada bulan lalu, yaitu LA Bold. LA Bold merupakan produk terbaru Djarum kategori medium dengan perforasi layaknya rokok mild namun dengan tarikan yang lebih heavy dibanding LA Lights dan rasa yang lebih rich. Beruntungnya saya mendapat rokok ini ketika produksinya 10 hari yang lalu alias masih benar-benar fresh dari pabrik.

Sebelumnya saya akan memberitahu harga dari rokok ini, harga rokok ini berkisar Rp. 14.000 (pita cukai Rp. 16.000) dengan isi 20 batang. Saya kira harga ini akan berlaku pada beberapa bulan kedepan. Cukup murah untuk rokok isi 20 batang dengan ketebalan lebih sedikit besar dibanding LA Lights. Untuk harga saya memberi nilai 8 dari 10.

Dan kemudian kita akan mencoba mereview dari segi kemasan. Mari kita lihat terlebih dahulu.

Mengintip celah usaha produksi perisa makanan


Makanan dan minuman tak dapat dipungkiri merupakan kebutuhan pokok umat manusia yang harus terpenuhi. Dus, bisnis yang menyangkut kebutuhan primer ini pun tak pernah kehilangan pamor serta selalu menjanjikan keuntungan. Seiring pertumbuhan ekonomi dan kenaikan pendapatan masyarakat, makanan dan minuman pun jadi bagian gaya hidup.

Aspek, Unsur dan Penilaian Organoleptik yang Berhubungan dengan Pencicipan dan Penciuman


Perbedaan antara Odor, Aroma, Citarasa (taste), dan Perisa (flavor)

Penilaian organoleptik adalah cara penilaian karakter mutu suatu bahan makananan dan minuman menggunakan panca indera. Indera yang digunakan untuk menilai bergantung pada karakter yang mau dinilai. Biasanya yang digunakan adalah indera pencicip di rongga mulut dan pencium di rongga hidung. Selain itu juga diperlukan indera penglihat untuk menilai warna atau rupa dan indera pendengar untuk menilai suara seperti pada sifat kerenyahan yang juga dapat melibatkan organ pendengar di telinga. Kadang-kadang juga diperlukan indera peraba untuk menilai sifat kehalusan atau kekerasan suatu bahan. Dalam pengenalan suatu sifat dengan panca indera, mutlak memerlukan stimuli (rangsangan) yang timbul dari bahan yang diuji sehingga dapat diterima oleh reseptor (syaraf penerima rangsangan) yang ada pada masing-masing indera.

Selanjutnya stimuli yang diterima reseptor akan diteruskan ke sistem syaraf pusat untuk diolah sehingga akan timbul 'kesan' terhadap bahan tersebut. 

Nano-Roket: Generasi Baru Sistem Penghantar Obat


Teman-teman masih ingat tentang penghargaan Nobel Kimia tahun 2016? Penghargaan Nobel diberikan kepada tiga orang peneliti yang berhasil menemukan dan merekayasa molekul-molekul yang dapat bergerak dengan arah dan pola tertentu yang disebut dengan mesin molekuler. Penemuan ini sejalan dengan sistem penghantar obat atau sistem penghantar obat pada bidang keilmuan biologi dan kedokteran. Para peneliti menggunakan rekayasa molekul ini untuk membuat suatu sistem penghantaran obat yang lebih efektif dan efisien. Bagaimana cara kerja molekul-molekul ini dalam menghantarkan obat?

Tanaman-Tanaman yang Menimbulkan Efek seperti Ganja








Mungkin para pembaca tidak asing lagi dengan tanaman "Ganja". Definisi ganja adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang).

RI Tuan Rumah Kongres Industri Atsiri Asia





DENPASAR, KOMPAS.com - 
Indonesia akan menjadi tuan rumah Kongres Industri Atsiri se-Asia (Asian Aroma Ingredients Congress/AAIC) di kawasan Nusa Dua, Bali 13-15 Mei 2012.

Rabu, 16 November 2016

Apakah Minyak Atsiri itu?




Minyak atsiri merupakan minyak dari tanaman yang komponennya secara umum mudah menguap sehingga banyak yang menyebut minyak terbang. Minyak atsiri disebut juga etherial oil atau minyak eteris karena bersifat sepeti eter. Dalam bahasa internasional biasa disebut essential oil (minyak essen) karena bersifat khas sebagai pemberi aroma/bau (esen). Definisi ini dimaksudkan untuk membedakan minyak lemak dengan minyak atsiri yang berbeda tanaman penghasilnya.
Sifat minyak atsiri sendiri antara lain :
  1. Dapat didestilasi. 
  2. Tidak meninggalkan noda. 
  3. Tidak tersabunkan. 
  4. Tidak tengik. 
  5. Tidak mengandung asam.
Itulah sifat yang membedakan minyak atsiri dengan minyak lemak.

Dalam tanaman, keberadaan minyak atsiri bisa di berbagai tempat antara lain :
  • Dalam rambut kelenjar seperti Labiatae, misal: kumis kucing, mentha. 
  • Di dalam sel-sel parenkim seperti Piperaceae, misal: merica 
  • Pada tabung minyak seperti Umbelliferae, misal: adas. 
  • Saluran lisogen dan sisogen seperti Pinaceae & Rutaceae, misal: pinus, jeruk.

Meraup Milyaran Rupiah dari Bisnis Minyak Atsiri


Posting: Jumat, 17 Oktober 2014 - Hit 29246 - Kontributor: 
Di usianya yang baru 23 tahun, mahasiswa sebuah universitas negeri di Yogjakarta ini kini sudah menjadi pengusaha sukses beromzet miliiaran rupiah. Namun untuk mendapatkan semua itu memerlukan perjuangan penuh liku. Berikut wawancara NOVA dengan pemuda asal Desa Ngargosari, Kec. Sukorejo, Kab. Kendal (Jateng).

Omzet usaha minyak asiri milik Anda kini mencapai Rp2 miliar per tahun. Kok, bisa di usia relatif muda sudah memiliki usaha sebesar ini ?

Usaha ini tak serta merta besar, tapi memerlukan perjuangan panjang yang penuh liku. Semua ini saya bangun dengan tenaga dan kesungguhan. Salah satu yang mendorong saya berusaha keras adalaha latar belakang saya yang berasal dari keluarga miskin dan tinggal di desa.

Saya lahir dan besar di Desa Ngargosari, Sukorejo, Kec. Kendal (Jateng), sebuah desa dengan ekonomi dan latar belakang pendidikan masyarakat yang rendah. Rata-rata pekerjaan masyarakat di desa hanya buruh tani. Selepas SMA, saya gembira karena keinginan saya melanjutkan kuliah tercapai setelah pihak kabupaten berjanji memberikan beasiswa setelah saya diterima di Teknik Industri Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta. Tapi kebahagiaan itu tak berlangsung lama, karena sebuah kesalahan, pemda setempat membatalkan program beasiswa itu.

Indonesia Suplai 85 Persen Kebutuhan Minyak Atsiri Dunia

LENSAINDONESIA.COM: Pertumbuhan komoditi ekspor Jatim belakangan ini terus mengalami peningkatan di pasar dunia, yakni jenis minyak nabati. Sementara, salah satu jenia minyak nabati yang terus melambung tersebut adalah minyak atsiri.
Departemen Sumber Daya Manusia Dewan Atsiri Indonesia (DAI) menjelaskan, kontribusi Indonesia terhadap pemenuhan kebutuhan minyak atsiri dunia adalah sekitar 85 persen. Namun, kondisi itu dianggap belum maksimal dikelola pemerintah, sebab produksi minyak atsiri di Indonesia juga belum maksimal.
“Bayangkan, 85 persen kebutuhan minyak atsiri dunia ini disuplai dari Indonesia. Dan potensinya masih cukup besar. Akan tetapi produksi di Indonesia ini masih belum maksimal, masih bisa terus dikembangan, sehingga kontribusi devisa negara dari minyak atsiri ini dapat terus naik,” paparnya saat dikonfirmasi, Senin (12/11/2012).

Pasar Minyak Atsiri Dunia Kurang Pasokan



By Vianton @ 2:26 PM :: 7023 Views
 

Konferensi IFEAT (International Federation For Essential Oil and Aroma Trade) kali ini yang diselenggarakan di budapest, Hongaria (23-27 September 2007) mengambil tema "Developmentsin The Global Aroma Chemicals and Essential Oils lndustrles" Topik utama yang dibahas adalah perkembangan industri aroma chemicals di China dan India sebagai produsen utama dunia untuk kelompok produk tersebut. Konferensi kali ini juga membahas regulasi baru tentang registrasi bahan kimia alami yang mulai diterapkan, Reach (Registration, Evaluation and Authorisation of Chemicals) di Uni Eropa.Indonesia mendapat kesempatan presentasi untuk memaparkan perkembangan industri minyak atsirinya.

Pemasok 90% Bahan Baku Dunia, Tapi RI Masih Impor Parfum



Indonesia saat ini menjadi salah satu pemasok bahan baku minyak atsiri di dunia. Bahkan Indonesia mampu memasok 90% bahan baku minyak atsiri jenis nilam yang biasa digunakan untuk membuat parfum.
Minyak atsiri merupakan bahan baku untuk memproduksi parfum yang berfungsi sebagai bahan pengikat (fixatif) dalam pembuatan parfum dan produk perasa makanan, pewangi dan lain-lain.
Namun sayangnya sumber bahan baku berlimpah itu belum dimaksimalkan oleh para pelaku industri pengolahan parfum di dalam negeri. Indonesia hanya mampu mengekspor bahan baku minyak atsiri dengan lebih banyak mengimpor barang jadinya salah satunya parfum.
Hingga saat ini tidak ada satupun produsen parfum di Indonesia yang mampu memproduksi  parfum dengan kualitas baik. Walhasil Indonesia menjadi salah salah satu pengimpor parfum dan produk turunan minyak atsiri.
"Sampai saat ini Indonesia memasok minyak nilam sekitar 90% kebutuhan dunia atau 1600 ton per tahun. Sekitar 40 jenis minyak atsiri dapat dihasilkan dari Indonesia," kata Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Departemen Perindustrian Fauzi Aziz dalam acara seminar  Internasional  minyak atsiri, Senin (26/10/2009).

Selasa, 15 November 2016

RI Tuan Rumah Kongres Industri Atsiri Asia

DENPASAR, KOMPAS.com - Indonesia akan menjadi tuan rumah Kongres Industri Atsiri se-Asia (Asian Aroma Ingredients Congress/AAIC) di kawasan Nusa Dua, Bali 13-15 Mei 2012.
"Kongres yang mengusung tema Penguatan Sumber Daya Asia Melalui Konvergensi Penelitian dan Bisnis Industri Atsiri yang Berkelanjutan dijadwalkan dibuka Menteri Pertanian Suswono," kata Dewi dari Sekretariat Asosiasi Bali DWE yang juga panitia dalam kegiatan tersebut di Denpasar, Rabu (9/5/2012).
Ia mengatakan, kongres kali ini merupakan yang ke dua bagi Indonesia sebagai tuan rumah, sekaligus memperkuat jati diri sebagai anggota dan membuka peluang pengembangan industri atsiri.  Indonesia sejak awal abad 20 dikenal sebagai salah satu negara penghasil rempah-rempah dan minyak atsiri alami terbesar di dunia.

Inovasi Baru Industri Flavor


Oleh: Hanny Wijaya (tulisan di dalam Food Review Indonesia)

Sangat menarik untuk mengamati perkembangan flavor dunia minuman akhir-akhir ini. Donald E. Pszczola dengan tulisannya berjudul “Drinking in New Flavors” dalam Food Technology edisi Oktober 2008 menunjukkan adanya suatu perubahan yang sangat signifikan pada pasar minuman di USA. Kondisi ini diduga akan terus bergerak dengan berbagai perubahan. Pengaruh tuntutan generasi, pertimbangan kesehatan, mandat dari sekolah, kenyataan ekonomi, fusi antar berbagai jenis kategori minuman dan tren flavor yang baru, kesemuannya mungkin akan berdampak pada kondisi normal/kemapanan yang ada selama ini. Seperti kita ketahui selama ini, tren negara maju umumnya juga akan melanda belahan dunia lainnya.
Banyak ulasan tentang perkembangan flavor pada produk minuman dalam tulisan tersebut. Berbagai inovasi flavor unik dan terkadang “cenderung nakal” mewarnai produk –produk baru minuman di pasar. Tiap kategori minuman memiliki kiatnya untuk menunjukkan kreasi barunya. Mengingat terbatasnya ruang maka hanya beberapa highlight yang dapat ditampilkan dalam tulisan ini antara lain :

Penawaran Virtual Office



Puri botanical blok i  10 no.60,jl.Raya joglo.Jakarta barat.
Marketing Susanto sastronegoro (087872252754): WA 08588 516 3185
















Menawarkan paket prodruk sbb:

1.Standar virtual office.
Fasilitas :                             
a.Alamat kantor (Business address) di Zona campuran sesuai zonasi RDTR DKI Jakarta.
b.Pencantuman Telphone kantor dan fax kantor pada kepala surat perusahaan.
c.Servis Manageman korespondensi  perusahaan yang dikelola oleh Resepsionis (client,surat2,forwarding  info,dll)
d.fasilitas wifi,fc ringan,scan.
e.Perjanjian kontrak Virtual Office.

Kamis, 23 Juni 2016

APA ITU VANILI ESSENCE?

FRIDAY, APRIL 2, 2004

Extract juga disebut essence (Vanilla extract = pure vanilla extract = natural vanilla extract = vanilla essence). FDA menentukan vanilla extract harus mengandung paling sedikit 35% alcohol. Utk 1 gallon harus terdiri dr 13.35 oz (ounces) biji vanili, 35% ethyl alcohol dan 65% air. Kadang2 alkohol yg dipakai vodka atau brandy. Harap ditanyakan kehalalannya pd MUI. Kita boleh menambah alkoholnya utk menyerap aroma vanili lebih banyak tapi tidak boleh kurang dr 35%. Vanili ini berwarna coklat dan cair. Kadang2 disebut vanilla essence. Yg saya lihat label di botol selalu extract.
Meskipun semua dgn label pure vanilla extract, mutunya tidak sama, karena FDA tidak menentukan biji vanili apa yg dipakai hanya kandungan alkoholnya saja. Selain itu juga tergantung pd peresan yg keberapa. Seperti santan, peresan pertama mutunya lebih tinggi dari peresan kedua.
Ada golongan yg mengatakan bhw vanilla essence adalah vanili murni tanpa campuran alkohol. Jadi harganya sangat mahal. Nama lain untuk vanilla essence ini ialah vanilla absolute.

Natural Vanilla flavoring
Bagi mereka yg tidak mau alkohol, bahan dasar yg dipakai glycerin atau propilene glycol (ini mengandung 2%-3% alkohol). Karena kandungan alkoholnya kurang dr 35% tidak boleh disebut extract harus flavoring. Warnanya coklat dan pekat seperti madu. Saya sendiri belum pernah pakai.

FLAVOR ENHANCER : MSG



Cita rasa memang penting ketika bicara soal makanan. Makan bukan hanya pengalaman mengunyah dan menelan gizi serta nutrisi, tapi juga merupakan pengalaman untuk merasakan cita rasa. Selama ini MSG dengan rasa gurihnya itu populer untuk menambah cita rasa. Rasa gurih itu sendiri sudah lama diakui di dunia sebagai cita rasa kelima, selain manis, asin, pahit, dan asam. Penemunya adalah Dr Kikunae Ikeda dari Tokyo Imperial University pada 1908. 

Penguat rasa tersebut sebenarnya tidak mempunyai rasa sama sekali, namun apabila ia digabungkan dengan rasa yang lain, maka ia akan memperkuat rasa tersebut. Bagaimana penguat rasa tersebut bekerja demikian sehingga dapat mempengaruhi indera pengecap atau lidah kita, sampai saat ini belum ada ilmuan yang dapat menjawabnya dengan pasti.

Ikeda menemukan rasa gurih dari komponen cita rasa khas dashi atau sup tradisional Jepang yang terbuat darikombu atau kelp. Ikeda menyebutnya sebagai rasa umami. Komponen utama rasa umami ini berdasarkan penelitian Ikeda adalah glutamate. Komersialisasi glutamate atau MSG dimulai pada 1909. Sebagai penggugah rasa gurih,glutamate sudah menjadi kesepakatan internasional. 

Selasa, 21 Juni 2016

Esse Change edisi 2016, Rokok Kretek Superslims dengan Capsule Pertama di Indonesia

Senin, 22 Februari 2016


Esse Change edisi 2016, Rokok Kretek Superslims dengan Capsule Pertama di Indonesia

Selamat malam,

Kali ini saya mencoba membuat review singkat mengenai rokok yang sepertinya mendapat treatment promosi dalam segi kemasan. Dimana saya lihat fungsi utama adanya promosi ialah untuk mengedukasi perokok agar bisa mencoba produk rokok kretek superslims dengan capsule pertama di Indonesia. Ada beberapa alasan mengapa Esse meluncurkan produk superslimsnya sekitar bulan Desember 2014 dan merelaunch kemasannya dengan segi edukasi pada Februari 2016. Diantaranya:

  1.  Tren rokok kretek superslims memiliki kecenderungan untuk naik belakangan ini. Avolution selaku pelopor rokok kretek superslims mencoba mendobrak pasar dengan mengeluarkan rokok mild dengan bentuk superslims. Tren ini semakin meningkat mengingat cukup banyak perokok yang menginginkan bentuk unik dari sebuah rokok mild. Anggapan ini umumnya terjadi karena superslims cenderung lebih stylish, lebih mudah untuk masuk saku, dan untuk wanita memiliki kesan lebih feminim dibanding rokok mild biasa. Esse pertama kali mencoba melaunch rokok kretek pertamanya yaitu Esse Mild sekitar bulan November 2013. Dengan promosi yang baik dan adanya isi 20 batang serta teknologi charcoal filter (untuk kemasan merah) atau dual filter dengan rasa bubble mint (untuk kemasan hijau) menjadikan Esse mampu mendobrak pasar rokok kretek dengan inovasi yang sudah saya sebutkan.
  2. Tren rokok capsule di Dunia dan Indonesia saat ini sedang dalam masanya. Bisa kita ketahui di hampir negara di seluruh Dunia memiliki tipe rokok dengan capsule pada filternya. Inovasi ini pertama kali diterapkan secara massal pada rokok Kool Boost sekitar tahun 2007. Tren ini semakin mewabah dengan kehadiran Marlboro Ice Blast yang membuat banyak orang Indonesia penasaran, karena Ice Blast pertama kali hadir di Singapura membuat banyak orang Indonesia minta titip rokok tersebut ketika temannya sedang berkunjung di Singapura. Tren ini semakin menjadi di Indonesia ketika Sampoerna mencoba meluncurkan A Flava Click Mint pada April 2010. Walau dengan ukuran king size, rokok ini memiliki kadar tar dan nikotin yang sama dengan Core Brand A Mild yaitu 14 mg tar dan 1mg nikotin. Dunhill mencoba meluncurkan rokok switchnya yaitu Dunhill Switch pada tahun 2011. Dan Marlboro kemudian meluncurkan produk Ice Blast di Indonesia pada kuarter ke-3 tahun 2012. Sebenarnya saya bisa aja panjang lebar menceritakan sejarah rokok capsule di Indonesia, namun kasihan untuk pembaca.
  3. KT&G mencoba membuat gebrakan rokok dengan ukuran capsule terkecil pada filternya untuk diaplikasikan pada rokok ini. Saya bisa lihat KT&G sangat banyak mengeluarkan inovasi, terutama belakangan mereka cenderung bermain pada segmen rokok bercapsule. Beberapa inovasinya ialah This Rula Capsule, Bohem Cigar Monster, dan lain-lain. Karena penjualan Esse Mild di Indonesia dinilai cukup baik, maka dicobalah produk Esse dengan capsule ini.

Lucky Strike Mild, Mild "Powerful" Pertama dari Bentoel Group

Senin, 09 Mei 2016


Kali ini saya ingin mereview rokok yang hari ini baru saja masuk pasaran Indonesia dengan embel-embel powerful dan kemasan yang sangat unik, yaitu Lucky Strike Mild. Saya jujur sangat susah mendapat barang ini untuk saat ini mengingat baru hari ini baru diluncurkan oleh Bentoel. Sayapun mendapat barang ini pada akhirnya di sebuah warung di kawasan Depok, dan saya sebenarnya cukup terkejut mengingat biasanya di warung tersebut rokok barang baru akan masuk beberapa hari bahkan minggu setelah peluncurannya.

Saya sedikit akan mengeshare iklan Lucky Strike Mild yang diputar sejak peluncurannya pada kemarin hari (terhitung dari update postingan ini). Saya baru mendapat iklannya dari akun Youtube Jeffry Mitchel pada malam ini. Silahkan ditonton.

Ada beberapa alasan mengapa Lucky Strike meluncurkan rokok kreteknya pada tahun ini diantaranya sebagai berikut

Kesuksesan Dunhill versi kretek membuat Bentoel seakan ingin menambah portofolio brand globalnya berbasis kretek. Lucky Strike yang dikenal sebagai rokok SPM American Blend memiliki keunikan dengan proses pemanggangan tembakau Burley yang menjadi ciri khas rokok ini. Lucky Strike seakan ingin membawa proses tersebut ke dalam rokok kretek dalam hal ini kemungkinan besar menggunakan Tembakau Garangan sebagai analog dari Tembakau Burley karena memiliki proses yang sama yaitu dipanggang.
Adanya keinginan Bentoel Group dalam menambah penjualannya terutama dalam segmen SKM LTLN. Lucky Strike Mild menawarkan rasa yang berbeda dengan Dunhill Mild, yaitu rasa yang lebih kuat dan proses yang berbeda dengan biasanya. Dengan hal ini, variasi rokok SKM LTLN bisa bervariasi dibandingkan sebelumnya.
Produk ini bisa dibilang sebagai kompetitor rokok kelas menengah, dalam hal ini untuk menandingi Surya Pro Mild dan U Mild karena secara harga dan isi tidak jauh berbeda. Mereka berdua menawarkan blend yang berbeda dibanding mild menengah keatas, yaitu dengan rasa tembakau yang lebih hard dan kadar tar yang lebih dibanding mild menengah keatas yang umumnya memiliki kadar tar dibawah 14mg.
Baiklah saya akan review rokok ini secara harga terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini ialah Rp. 13.000 (ada beberapa warung yang menjual dengan harga 15.000, cukai 16.000) dengan kuantitas isi 16 batang. Agak berbeda dengan Dunhill Mild yang menawarkan isi 20 batang pada awal penjualan. Sepertinya Bentoel mulai sadar dengan preferensi perokok SKM LTLN yang umumnya merokok dengan isi 16 batang. Untuk harga saya beri nilai 9.2 dari 10.

Kemudian kita lihat kemasannya terlebih dahulu
(Update: Foto yang lama kurang begitu terang sehingga saya coba retake ulang namun dengan peringatan yang berbeda)

Camel Activate Purple Mint, rokok capsule dengan rasa anggur pertama di Indonesia Selamat malam,

Sabtu, 15 Agustus 2015


Note.
Ulasan ini adalah tentang rokok camel secara pribadi penulis yang tidak ada sangkut pautnya dengan pemasaran ataupun pabrik rokok yang di ulas.
Bila anda ingin memasarkan ataupun kontak dengan pabrik rokok nya harap jangan menelpon admin blog ini.



 Kali ini saya akan mereview mengenai rokok yang baru masuk di pasaran Indonesia yaitu Camel Activate Purple Mint. Rokok ini merupakan rokok pertama yang mengandung kapsul "tangy" di Indonesia. Trend ini sebenarnya sudah mewabah di negara Asia dengan hadirnya produk unggulan JTI berbau purple mint (semisal Winston Purple Mint dan Mevius Option). Sebelumnya saya akan jelaskan dulu apa itu purple mint.
Purple mint merupakan rokok menthol dengan adanya kapsul "boost" rasa anggur (dalam hal ini menambahkan rasa "tangy" pada rokok). Purple capsule yang ada pada rokok ini memiliki fungsi yang sedikit berbeda dengan Marlboro Ice Blast. Kalau pada Marlboro Ice Blast, rasa rokok setelah diklik tidak begitu berubah drastis, hanya ada sensasi sedikit rasa mint namun dengan menthol yang lebih kuat. Sedangkan pada rokok ini pada awalnya hanya rasa menthol biasa, namun setelah diklik rasa akan berubah.

Rabu, 08 Juni 2016

Workshop Aplikasi Teknologi Flavour di Industri Pangan Indonesia


Jakarta Jumat, 17 Januari 2014, Sifat organoleptik bahan dan produk pangan merupakan hal pertama kali yang diperhatikan oleh konsumen, sebelum mereka menilai lebih jauh misalnya pada aspek nilai gizi dan fungsionalnya. Flavor merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sifat organoleptik produk pangan.
Flavor adalah sensasi yang dihasilkan bahan makanan ketika diletakkan dalam mulut berupa rasa dan aroma. Pengembangan produk pangan baru sangat erat kaitannya dengan memunculkan varian produk yang memiliki “rasa baru”. Saat ini hampir semua industri pangan menggunakan bahan flavor untuk memvariasikan rasa dalam produk pangan.

Aplikasi flavor dalam industri pangan pada prinsipnya memiliki tujuan dasar, di antaranya: (1) Meningkatkan nilai (value) suatu produk pangan dengan memberikan efek citarasa yang enak dan lezat; (2) Sebagai masking agent terhadap rasa yang kurang disukai yang sudah  terdapat dalam produk makanan atau minuman seperti bitter, fishy, salty, fatty, dan lain-lain, serta (3) mempertahankan kualitas produk pangan selama proses distribusi dan penyimpanan.